Kategori
Pematangsiantar pengalaman tulisan Bebas

Lebih Enak Bekerja Dengan Batak atau Tionghoa?

Ini sebenarnya cerita beberapa tahun lalu. Waktu itu aku ketinggalan angkot yang lewat dari kompleks dan terpaksa ambil jalan pintas menyeberang ke jalan besar di belakang kompleks. Kalau dari sana pasti banyak angkot, walaupun mungkin penuh penumpang tapi masih bisa menyelipkan separuh badan karena aku juga tak terlalu besar bahkan masih masuk kategori ideal (what? He he he … maafkan kalau emak-emak memang kadang suka ngawur🤭)

Akhirnya angkot pun datang. Kebetulan ada seorang penumpang yang turun di tempatku menunggu sehingga aku bisa duduk. Walaupun tetap sempit tapi lumayanlah. Begitu duduk, aku edarkan pandangan. Ternyata aku berada dalam angkot dengan para pekerja asisten rumah tangga yang akan berangkat bekerja. Memang dari daerah asal angkot adalah lumbung para pekerja asisten rumah tangga. Banyak juga yang bekerja di kompleks perumahan kami dan banyak juga yang bekerja pulang pergi ke kota. Mayoritas mereka adalah suku Jawa yang mulai dari kakek neneknya sudah lahir di Sumatera.

Mereka pun saling bercerita dan bercanda sepanjang perjalanan. Dan akhirnya mereka sampai pada pembicaraan mengenai lebih enak mana punya majikan Tionghoa atau Batak (rata-rata mereka bekerja pada kedua etnis tersebut). Karena mereka berbicara pakai bahasa Jawa yang sering kudengar bercampur Bahasa Indonesia, jadi aku pun lumayan mengerti apa yang mereka ucapkan.

Jadi kesimpulannya bekerja pada majikan Batak ataupun Tionghoa sama-sama ada enak dan tidak enaknya.

Dari hasil pembahasan mereka aku membuat suatu kesimpulan yaitu bekerja pada orang Tionghoa itu lumayan capek, harus sempurna dan maksimal. Tetapi pendapatan lumayan karena selain gaji besar masih ada bonus-bonus lainnya, bisa berupa uang ataupun bekal untuk dibawa pulang. Dan kalau bekerja di rumah etnis Tionghoa biasanya pekerjaan itu spesifik, kalau menjaga anak hanya urusan anak, urusan rumah tangga tidak perlu ikut mengurus anak.

Kalau bekerja di rumah orang Batak, biasanya pekerjaan mencakup semua tetek bengek dalam rumah tetapi diprioritaskan untuk mengasuh anak. Perjanjian kerja memang mengurus anak dan rumah tetapi rumah boleh tidak kinclong asalkan anak jangan sampai terlambat makan, jangan sampai tidak tidur siang atau minum susu. Dan soal pendapatan, yah sesuai perjanjian penggajian. Paling sesekali dapat bonus kalau sang nyonya dapat bonus dari tempat dia bekerja. Karena orang Batak yang mempekerjakan asisten rumah tangga biasanya pasti yang bekerja di luar rumah dan punya anak kecil. Kalau hanya ibu rumah tangga jarang yang mau mempekerjakan orang karena lebih senang mengerjakan sesuatu sendiri.

Itulah kesimpulan yang aku dengar dari hasil konferensi para asisten rumah tangga di angkot yang aku tumpangi. Agak geli juga mendengarkan hal tersebut tapi memang begitulah kenyataannya.

Dan mohon maaf karena tulisan ini agak rasis karena membawa- bawa Batak, Tionghoa dan Jawa. Tetapi itu fakta dan kesimpulan yang aku peroleh dari hasil perjalanan selama lebih kurang 20 menit menuju tempat kerja bersama mereka “pejuang dapur supaya tetap berasap” sama seperti diriku.

Terus terang, mendengar cerita mereka aku merasa malu sendiri juga karena aku juga pernah berada di posisi Batak yang (agak) pelit. Sewaktu anak pertama dan kedua masih usia bayi, aku juga mempekerjakan asisten rumah tangga. Walaupun secara ekonomi sebenarnya belum pantas mempekerjakan orang lain tetapi tuntutan sebagai ibu bekerja mengharuskan. Dan, sebagai ibu dengan ekonomi pas-pasan, pastilah agak pelit (hemat) dalam segala hal.

Angkot Pematangsiantar

-Gassmom-
Pematangsiantar, 020519

Iklan

Oleh Sondang Saragih

Semua baik, apa yang Tuhan perbuat dalam hidupku.
Everymoment Thank God.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s