Kategori
Surat

Surat Untuk Kekasih Hati (Letter-10)

Untuk: Kekasih hatiku, Gass Family

Benar, kalianlah kekasih hatiku.
Suami tercinta dan anak-anaku Sonia, Sarah, Sachio dan Sean.
Kalian alasanku untuk tetap semangat dan optimis dalam menjalani hari demi hari.
Alasan untuk tidak mengeluh sekeras apapun badai kehidupan.
Alasan untuk tetap mengucap syukur dalam setiap situasi.
Kalian adalah anugerah terindah, harta paling berharga yang aku miliki.
Kalian adalah topik wajib dalam doa-doaku.
Kalian adalah segalanya …

Namun demikian, bukan berarti aku akan memperlakukan kalian ibarat guci Tiongkok yang selalu disayang, dibelai dan dielus. Kalau kalian mengharapkan itu yang selalu kulakukan itu salah besar. Karena kalau hanya hal itu yang kulakukan maka masalah besar akan terjadi pada masa depan kalian.

Aku menyayangi kalian dengan sangat tapi bukan berarti aku tidak akan marah dan menegur bila apa yang kalian perbuat atau ucapkan tidak sesuai jalur.

Mungkin, kalian hanya melihat aku sebagai seorang mama yang super duper cerewet, suka marah. Tidak perduli apakah itu kepada Sean si bungsu atau kepada Sachio sebagai satu-satunya laki-laki. Apalagi kepada Sonia si sulung yang aku harapkan dapat menjadi contoh dan panutan kepada adiknya, aku sadar porsi marahku akan lebih besar jika Sonia yang melakukan sesuatu yang membuatku tidak bisa menahan emosi.

Jujur, sebenarnya aku juga tidak ingin marah-marah, ngomel dan bersuara keras. Sebenarnya aku juga tidak suka seperti itu.

Tapi yah, aku juga manusia biasa. Seorang emak-emak yang juga bisa galau bila semua sudah tidak pada jalurnya.

Melalui surat ini, aku ingin minta maaf atas segala emosi, kecerewetan dan suara kuat yang selalu kulakukan. Jujur, sebenarnya aku juga tidak ingin melakukan itu. Tapi satu hal yang aku ingin kalian ketahui, bahwa sebenarnya aku melakukan semua itu adalah karena begitu besar kasih sayangku, cintaku kepada kalian. Karena aku tidak ingin kalian melakukan hal yang tidak sesuai jalur, hal yang buruk, hal yang membahayakan. Segala hal yang menurutku tidak baik.
Kalau seandainya aku tidak sayang kepada kalian maka aku tidak perlu serepot itu. Kalau aku tidak sayang kepada kalian maka akan kubiarkan kalian berbuat sesuka hati kalian dan membiarkan kalian menanggung segala resiko.
Tapi karena cinta kasihku kepada kalian, aku melakukan semua itu. Karena aku sangat mengharapkan kalian bertumbuh berkembang dengan baik, sehat panjang umur dan terutama menjadi pribadi yang berkenan kepada Tuhan. Kerinduan agar masa depan gemilang menjadi bagian kalian, beserta hikmat dari Tuhan. Hal itulah yang selalu kupanjatkan dalam setiap doa permohonan kepada Tuhan.

Tulisan ini aku tuliskan di sini tanpa tahu apakah kalian akan membaca ini suatu saat. Tapi yang pasti kapan pun kalian akan membaca ini, ketahuilah kasih sayangku begitu besar dan tak pernah pudar untuk kalian.

-Gassmom-
Pematangsiantar, 240219

Ps.
Tulisan ini sebagai tulisan ke 10 pada a Letter challenge dengan tema surat kepada kekasih hati.

Iklan