Kategori
Cerita Anak Cerita Mini Cermin

Sachio dan Gadget

“Jadi, ketika kita menganggap ibadah itu adalah sesuatu yang sakral sudah seharusnyalah kita juga berlaku hormat dan tertib dalam pelaksanaannya. Contohnya para remaja, jangan pada saat ibadah tetapi tangan memegang gadget dan sibuk membalas pesan WA dari gadget. Sungguh itu bukan suatu sikap menghormati.”

Sontak Sachio mengangkat wajahnya dan memandang ke Bapak Pendeta yang sedang berkhotbah di altar. Kemudian si bocah 4 tahun itu melirik mamanya dan dengan perlahan namun pasti dia kemudian memasukkan gadget milik mamanya ke tas si mama. Setelah gadget itu dia simpan, Sachio pun memasang sikap sempurna dan serius memandang ke arah Pendeta.

Si mama sebenarnya mengetahui apa yang Sachio lakukan. Tetapi si mama diam saja walaupun sebenarnya dalam hati sudah geli dan kalau tidak ingat sedang berada ditengah ibadah pasti akan tertawa terpingkal-pingkal mengingat raut wajah Sachio saat kaget seperti tertangkap basah mendengar kata-kata Pendeta itu. Tetapi dalam hati terbersit rasa senang juga, berarti si bocah 4 tahun itu mendengarkan juga khotbah Pendeta terlepas dari dia memahami atau tidak tetapi pasti akan ada paling tidak sedikit hal-hal baik yang lengket di memori bocah itu.

Si mama memang paling senang membawa Sachio ikut kebaktian dewasa karena dia termasuk anak yang tertib saat mengikuti kebaktian. Tetapi sebagaimana halnya anak-anak lain pasti dia akan mengalami bosan juga. Dan itu paling sering dia alami di sessi acara khotbah. Untuk mengatasi bosan itu biasanya dia pinjam gadget si mama dan membuka aplikasi di gadget itu.

Terlepas dari Sachio yang masih bocah yang sibuk dengan gadget saat kebaktian berlangsung, saat ini para remaja memang sering melakukan itu. Saat berada ditengah kebaktian tetapi malah sibuk berselancar di dunia maya melalui gadget di genggaman. Hampir setiap kebaktian ada saja yang seperti itu. Jangankan remaja, kadang orangtua seperti diriku juga khilaf.

Kiranya khotbah pendeta tersebut bisa menyadarkan banyak remaja (atau orangtua) yang selalu sibuk dengan gadget saat kebaktian, kiranya bisa berubah. Sachio si bocah 4 tahun saja langsung sadar dan membuat perubahan.Masak yang lebih dewasa kalah dari Sachio …

-Gassmom-
PematangSiantar, September 2018

note.
Tulisan ini sudah pernah diunggah ke PlukMe.
Pict. Pribadi

Iklan