Just want To Say,,, Give Me Strength GOD

Tuhan,
Kuatkan aku.
Aku tahu mungkin bagi sebagian orang itu sepele dan tidak menjadi masalah.
Tapi aku manusia biasa, aku rapuh.
Aku sudah berusaha, tapi sisi manusia biasaku ada saatnya mempunyai celah.
Satu kata sepele pun bisa memicu hatiku terluka.
Semua memang karena imanku yang masih jauh.
Sehingga aku masih mudah tersinggung, kecewa, rapuh, hancur …
Aku tahu, hati yang terluka ini membuat ragaku menjadi letih lesu.
Aku tahu ini tidak baik untukku.
Tapi aku belum sanggup menepisnya Tuhan.
Aku tetap berusaha tapi ampuni aku kalau aku masih terjatuh Tuhan.
“Just want to say,,, give me strength GOD.”

By:Gassmom, saat rapuhku.

Doaku sore ini untuk anak-anakku

Kecanggihan internet sekarang ini membuat segala informasi dapat diketahui dengan cepat.
Semua berita ada dalam genggaman tanpa terkecuali. Berita yang indah maupun berita yang jauh dari kata baik yang nyata ada dimuka bumi ini.
Tidak hanya itu, bahkan hoax pun merajalela tanpa bisa dibendung.

Kejadian demi kejadian,,, setiap hari bisa diketahui. Kalau berita yang indah pasti kitapun akan dengan senang hati membacanya, kadang termotivasi dengan sesuatu yang menyenangkan.
Tapi sebaliknya bila itu berita yang buruk pengaruhnya juga besar. Tak jarang kecemasan dan ketakutan pun melanda setelah membaca berita yang tidak menyenangkan. Bencana, kejahatan, kecelakaan… semua memacu rasa khawatir berlebih. Sekarang ditambah lagi marak beredar kabar berita penculikan anak dari usia 1-12 tahun. Konon katanya ada komplotan yang mengorganisir, dimana ini adalah sindikat jual beli organ tubuh.

Sebagai seorang ibu dengan 4 anak yang masuk kategori umur itu ditambah lagi aku harus bekerja, mau tidak mau berita itu merasuk dalam jiwaku menghadirkan khawatir yang sangat tinggi. Kalau sudah begitu tak ada lagi yang bisa kulakukan selain berdoa serahkan khawatirku kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Biasanya lenyap walaupun masih meninggalkan bekas. Tapi bila ada lagi yang membicarakan hal itu seperti sore ini, disaat aku berada jauh dari mereka, mau tidak mau aku galau lagi.

Tapi aku tidak boleh berlarut-larut dalam khawatirku karena tidak ada untungnya juga malah rugi karena aku tidak bisa fokus nantinya.
Aku harus mampu menghalau khawatirku.
Sore ini yang bisa kulakukan adalah masuk kamar mandi, naikkan doa kepada Tuhan Yesusku yang Maha Pelindung.

“Ya Tuhan, berbagai berita itu telah membuatku tidak bisa untuk tidak khawatir.
Aku tidak bisa mencerna itu semua dengan pemikiranku sebagai manusia.
Aku serahkan segala khawatirku kepadaMu Tuhan.
Biarlah Engkau angkat dan buang itu semua dan ganti dengan pengharapan yang daripadaMu.
Anak-anakku saat ini yang tidak berada di dekatku,
yang tidak bisa kujaga dalam setiap jam kehidupan mereka,
aku serahkan kedalam tangan perlindunganMu.
Engkaulah yang menjaga dalam setiap detik hidup mereka dan setiap desah nafas mereka.
Biarlah Engkau tutup bungkus mereka dengan darahMu Tuhan.
Jauhkan mereka dari hal-hal tidak baik dari segala niat yang tidak baik,
Engkau luputkan mereka dari malapetaka.
Aku percaya Tuhan rancanganMu indah buat ke 4 anakku,
rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan.
Masa depan cerah daripada Engkau ada buat mereka.
Umur panjang ada ditangan kiri mereka dan kekayaan ditangan kanan mereka didalam Engkau.
Terpujilah namaMu Tuhan sekarang sampai selamanya.”

Amin.

Puji Tuhan, kuserahkan khawatirku kepada Tuhan dan aku tidak dilanda cemas lagi.
Walaupun sebagai manusia biasa itu tidak menutup kemungkinan khawatirku hadir kembali bila mendengar kabar-kabar tidak baik.
Terima kasih Tuhan untuk roh penghiburan yang Engkau berikan kepadaku sore ini.

-GASSMOM-