Kategori
Review Blog

Blog Gassmom, Review 2019

Tahun 2019 tinggal hitungan jam, selanjutnya kita melangkah ke tahun yang baru 2020. Sebelum tahun ini berakhir, aku ingin menuliskan sedikit review tentang blog ini.

Kategori
Puisi Puisi Bebas

Jalani Saja

Tidak ada yang abadi

Demikian bergulir seiring waktu

Hukum alam dari masa ke masa

Kebijakan diperbaharui

Sistem berubah

Posisi ditata

Bukan hal baru, bukan hal luar biasa

Jadi mengapa harus gundah?

Ingat saja semua anugerah

Jangan pernah sesali pilihan

Jangan pernah hakimi waktu

Cukup jalani

Nikmati

Ucap syukur

Karena semua juga akan berlalu

Akhirnya akan ada saat menyadari semua baik.

Pict. Pint

-Gassmom-
Pematangsiantar, 161219

Iklan
Kategori
Puisi story of my life

Terima Kasih Tuhan (2019)

Pict. Pribadi- Gassmom

S emua anugerah semata, aku boleh ada sampai saat ini

O leh karena kebaikan dan kemurahan Tuhan Yesus

N ama yang selalu kusebut di sepanjang hidupku

D alam doa permohonan, dalam setiap pinta, dalam pergumulan gelombang kehidupan, dalam setiap keterpurukan, dalam kelemahan, dalam ketidakberdayaan

A ku yang sering hanya meminta

N amun sering lupa mengucap syukur, lalai menyembah, abai memuji, terjerat nafsu duniawi

G embira ria di atas segala dosa, membuat hati-Mu terluka dengan segala dosa pikiran dan perbuatanku

S elamat ulang tahun untukku, terima kasih Tuhan Yesus

A ku Engkau berkati dalam segala ketidaklayakanku. Begitu besar dosa pelanggaran, begitu sering aku melupakan-Mu tapi Engkau begitu baik mengasihi, mengampuniku selalu, tanpa Engkau perdulikan dosa pelanggaranku.

R ahmat-Mu selalu baru bagiku.

A ku terpesona akan kasih-Mu

G oresan ini pun untuk memuliakan nama-Mu.

I nginku selalu memuji menyembah dalam setiap detik kehidupanku, dengan hati penuh nyanyian syukur

H anya Engkau kekuatan dalam hidupku, ajarku mengucap syukur hanya bagi-Mu.

-Gassmom-
Pematangsiantar, 201119

Be blessed to Blessing

Kategori
Puisi

Harus Tunduk

Riuh kicau tuntut menuntut

Sana sini berenggut

Resah akan carut marut

Situasi kian semrawut

Gugat tata yang tak lagi patut

Seiring kharisma kian surut

Rasa semua ingin usut

Bongkar segala tindak tanduk

Apa dikata tetap harus tunduk

Akan titah sang penakluk.

Gassmom-
Pematangsiantar, 161119

Cat. Puisi ngawur namun teratur rima ala Gassmom😄😄

Kategori
Puisi

Selamat Hari Pahlawan

Selamat Hari Pahlawan
Hormatku bagi segala perjuangan
Pejuang kemerdekaan
Pejuang perubahan
Pejuang keutuhan
pejuang kemajuan

Pahlawan
Bukan berarti jagoan
Bisa jadi relawan
Mungkin dermawan
Atau mungkin hartawan
Bahkan sastrawan
Bahkan seniman
Beragam keahlian

Pahlawan
Yang telah berkorban
Penuh kerelaan
Untuk kebenaran
Untuk kebaikan
Untuk tujuan budiman

Terimakasih Pahlawan
Untuk segala pengorbanan.

-Gassmom-
Pematangsiantar, 10 November 2019

Kategori
Daily Stories

Selamat Jalan Orang Baik

“Kenapa ya orang baik selalu cepat pergi?”

Pertanyaan itu mungkin sering tercetus ketika seseorang berpulang saat usia masih muda. Dan saat ini pertanyaan itu kembali mencuat di antara kami.

Kemarin sore, begitu buka Fb, aku melihat postingan seorang teman yang mengatakan seorang teman satu kelas saat SMP telah berpulang. Kaget sekaget-kagetnya … karena selama ini dia baik-baik saja. Akhir tahun kemarin dia baru melepas masa lajangnya. Selama ini dia sibuk berkarir di Kalimantan. Kembali ke Sumatera, menetap di Medan, kerja dan membuka sebuah usaha. Dia merupakan teman yang paling lama mengakhiri masa lajang. Rumah tangga mereka masih dalam tahap penuh bahagia dan ternyata belum setahun mereka menikah dan dia pun berpulang untuk selamanya.

Dia, teman satu kelas waktu SMP dan duduk di barisan sebelah barisanku, merupakan sosok baik, tidak banyak bicara tapi super smart. Tak heran sewaktu melanjut SMA, dia termasuk salah satu yang lulus di SMA yang paling ketat persaingan saat itu, demikian juga waktu kuliah. Dia pintar dan serba bisa, itu menurutku. Bukan hanya di pelajaran tapi dia multitalent. Aku ingat pernah menunjukkan sebuah foto kepada dia dan mengatakan aku suka profil seperti di foto itu dan saat pelajaran kosong dengan cepat dia membuat sketsa foto itu dan hasilnya benar-benar keren. Musik juga dia bisa. Termasuk aktif dalam kegiatan pemuda di gereja. Demikian juga terhadap keluarga. Orang baik, itu julukan kepadanya.

Dan, kini dia telah berpulang. Sedih sekali mendapat berita ini.

Selamat jalan kawan, tenanglah bersama Bapa di Surga. Semoga istri dan keluarga yang ditinggal tabah dan segera dipulihkan.

-Gassmom-
Pematangsiantar, 091119

Kategori
Renungan

Mereka Yang Melaju Kencang

Aku dan suami melaju dengan santai sepulang ibadah dari gereja. Sambil sesekali berbincang tentang apa yang kami lihat.

Tiba- tiba melaju sepeda motor dengan sangat kencang, melesat jauh ke depan. Sempat kaget juga melihatnya.

“Papa kenal mereka? Mereka yang bernyanyi di pintu gereja tadi lho.” ujarku kepada suami.
Usai ibadah, seperti biasa memang ada seorang bapak tuna netra dan seorang penuntun jalannya yang bernyanyi lagu rohani sambil memainkan gitar di pintu gereja. Sambil bernyanyi, bapak yang tuna netra tersebut memegang tas yang terbuka sebagai tempat bagi yang memberi Rupiah kepada mereka.

“Ya, tahulah. Makanya banyak yang malas memberi kepada orang-orang seperti itu.” sahut suami, “Motif mereka kurang bagus dan terlalu memaksakan. Lihatlah, mereka melaju kencang dan bisa membahayakan nyawa mereka juga orang lain, mencari gereja mana yang ibadahnya belum selesai.”

“Wah, kalau masalah itu tak usahlah kita bahas. Biarlah menjadi urusan masing-masing kepada Tuhan. Tugas kita hanya berbagi, tanpa harus mengetahui motif dan pribadi mereka.” ujarku kepada suami dan segera mengalihkan pembicaraan. Malas membahasnya karena takut nanti malah merembes kemana- mana.

Terkadang memang kalau kita hanya mengandalkan logika sebagai manusia, pasti banyak yang berpikiran sama seperti Pak Suami. Saban Minggu mereka hadir dan mengharapkan pemberian jemaat. Kemudian bergegas lagi mencari gereja lain.

Tapi untuk apa juga kita memikirkan itu ya? Kalau memang mau memberi ya memberi saja tanpa harus memikirkan ini dan itu tentang si penerima. Dan kalau tidak ingin memberi, cukup diam saja tanpa harus mengucapkan apapun tentang si penerima.
Itu kalau menurutku.

-Gassmom-
Pematangsiantar, 27 Oktober 2019

Kategori
Cinta Indonesia harapan Indonesia

DAFTAR RESMI KABINET INDONESIA MAJU

1. Menko Polhukam: Mahfud Md
2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
4. Menko PMK: Muhadjir Effendy
5. Mensesneg: Pratikno
6. Mendagri: Jenderal Tito Karnavian
7. Menlu: Retno LP Marsudi
8. Menhan: Prabowo Subianto
9. Menkum HAM: Yasonna Laoly
10. Menkeu: Sri Mulyani
11. Menteri ESDM: Arifin Tasrif
12. Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
13. Mendag: Agus Suparmanto
14. Mentan: Syahrul Yasin Limpo
15. Menteri KLHK: Siti Nurbaya Bakar
16. Menhub: Budi Karya Sumadi
17. Menteri KKP: Edhy Prabowo
18. Menaker: Ida Fauziyah
19. Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar
20. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
21. Menkes: dr Terawan
22. Mendikbud: Nadiem Makarim
23. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
24. Mensos: Juliari Batubara
25. Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi
26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
27. Menkominfo: Johnny G Plate
28. Menkop UKM: Teten Masduki
29. Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmavati
30. MenPAN-RB: Tjahjo Kumolo
31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
32. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil
33. Menteri BUMN: Erick Thohir
34. Menpora: Zainudin Amali

Jaksa Agung: ST Burhanuddin
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

Gassmom-

Pematangsiantar, 241019

Kategori
Inspirasi tulisan Bebas

Selamat Jalan Mantri Patra

Sedih, sungguh sedih. Hari ini timelineku dipenuhi berita tentangnya. Dan setiap membaca, kembali air mata mengalir deras.

Kisah tentang seorang teman sejawat perawat yang telah berpulang ditengah pengabdiannya di pedalaman Papua.

Patra Kevin Mangolo Jauhari, seorang mantri berusia 30 tahun yang telah membulatkan tekad melayani namun justru wafat pada saat pelayanan. Melayani dan jatuh sakit di tengah segala keterbatasan. Keterbatasan akses infrastruktur dan komunikasi membuat semua terlambat.

Salut untuk pengabdian dan dedikasi tinggi yang beliau berikan untuk masyarakat.

Salut untuk setiap tenaga medis yang bersedia mengabdikan diri ke daerah terpencil dan sulit akses begitu.

Keperawatan benar-benar berduka. Selamat jalan untukmu, Pahlawan Kesehatan. Sungguh, dirimu adalah pahlawan. Hidupmu sudah menjadi berkat.

-Gassmom-
Pematangsiantar, 250619

Kategori
pengalaman Renungan

Harus Instrospeksi Diri Lagi

Setiap manusia sepertinya mempunyai kecenderungan yang sama. Bisa memberi nasehat kepada orang lain tapi bukan untuk diri sendiri. Bisa membaca gestur tubuh yang tidak wajar dari orang lain tetapi nyatanya mengabaikan pertanda dari diri sendiri.