Kategori
Daily Stories Etnis Simalungun Pematangsiantar

Acara Sukacita Pertama di Bulan September

Hari kedua berada di level 3 PPKM, dan aku menghadiri undangan makan siang dari tetangga. Undangan tersebut dalam rangka acara adat untuk menuju pernikahan yaitu acara patapei parsahapan sihol marhajabuan dalam adat Batak Simalungun.

Sebenarnya aku masih malas menghadiri acara-acara begini. Akan tetapi untuk hari ini rasanya segan kalau tidak hadir. Kebetulan kami berada dalam 3 wadah serikat yang sama yaitu serikat kampung dan serikat marga. Kebetulan kami satu sektor juga di serikat kampung. Kami juga satu marga. Bahkan ibu dari yang mau menikah sengaja datang ke rumah untuk mengundang.

Acara berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. Undangan terbatas, ada sarana cuci tangan dan tamu memakai masker. Hanya masalahnya, untuk urusan jaga jarak sepertinya sangat sulit diterapkan dalam acara-acara seperti ini. Beberapa kali aku ikut acara adat, selalu susah untuk menjaga jarak. Mungkin keterbatasan lokasi juga berpengaruh.

Karena ini adalah adat Simalungun, jadi acara adat dilaksanakan sebelum acara makan siang. Hal tersebut membuat kami tidak mengikuti acara adat karena berlangsung sejak pukul 10 pagi. Sementara undangan untuk kami adalah pada jam makan siang. Tetapi menurutku lebih bagus begitu, untuk menghindari perkumpulan lebih lama.

Walaupun sudah melakukan patapei parsahapan, namun ternyata pemberkatan dan acara adat masih lama. Direncanakan tanggal 24 September nanti atau sesudah jadwal PPKM level 3 berakhir. Hal tersebut karena memang saat ini belum diperbolehkan untuk melakukan pesta.

Menghadiri undangan kali ini, rasanya ada kesenangan tersendiri. Sepertinya sudah begitu lama tidak ada acara suka cita. Selama beberapa waktu, yang ada hanya acara dukacita. Aku tersadar sewaktu membuka buku untuk pencatatan kewajiban serikat tadi. Kebetulan pada periode ini, aku termasuk dalam kepengurusan serikat untuk mengutip kewajiban para anggota. Sudah berbulan-bulan, kutipan kewajiban diperuntukkan untuk anggota yang mengalami kemalangan atau dukacita.

Acara hari ini merupakan acara sukacita pertama di komplek kami setelah beberapa bulan ini. Semoga diikuti dengan acara-acara sukacita lainnya. Seiring dengan kasus Covid yang semakin menurun tentu saja. Semogalah situasi semakin membaik dan kasus semakin menurun dan menurun. Besar harapan supaya semua akan kembali pulih. Karena situasi covid ini, banyak sekali rencana baik yang tertunda.

Gassmom, 08/09/2021

Iklan

Oleh Sondang Saragih

Semua baik, apa yang Tuhan perbuat dalam hidupku.
Everymoment Thank God.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s