Kategori
celoteh anak

Kepolosan Yang Tidak Pada Tempatnya

Kejujuran dan kepolosan pada anak memang menyenangkan. Tetapi terlalu polos juga kadang merusak suasana.

Adalah Azam, salah seorang anak penghuni Jalan Mawar yang juga sering nongkrong di halaman kami. Awalnya dia hanya nongkrong sampai sebatas pohon belimbing. Duduk sendiri di atas pohon, kadang sambil makan jajanan. Anaknya takut sama anjing. Jadi kadang bila ada anjing di jalan, dia pasti belok ke halaman kami. Naik ke pohon, memantau si anjing sembari menunggu ada orang lewat untuk menemani dia jalan.

Akhir-akhir ini, dia sudah tidak sebatas belimbing lagi. Tetapi sudah sering duduk di teras juga. Baik itu bersama anak yang lain, maupun sendiri sambil main game dari handphone. Membuat aku semakin mengenal sosoknya.

Satu hal yang aku suka dari dia adalah selalu minta izin bila mau naik ke pohon atau duduk di teras. Anak baik-baik dan rajin sholat ke mesjid, selalu lengkap dengan baju kokonya, itulah dia.

***

Selama ini memang tidak ada masalah dengan kepolosannya. Akan tetapi, ketika melayat mendiang Paska kemarin, kepolosannya menuai kontroversi. Menjadi bahan perbincangan di antara teman-temannya.

Setelah anak-anak selesai mengucapkan kata-kata perpisahan, maka orangtua dari mendiang Paska memberikan sepatah dua patah kata juga untuk menjawab kata-kata dari anak-anak tersebut. Sembari menangis, ayah mendiang mengatakan, “Tak ada lagi teman kalian, si Paska. Tak aku dengar lagi kalian memangil dia untuk bermain. Tak main lagi kalian dengannya ….”

Si Azam yang berdiri persis di hadapan ayah mendiang berbatasan dengan jenazah, spontan menjawab dengan kepolosannya.
“Kan, masih ada si Ardep, Om ….” Kata-kata yang membuat semua nyaris mendelik ke arah dia. Ardep adalah adik dari mendiang, sering juga bermain ke Jalan Mawar.

“Benar. Tapi itu tidak sama. Paska sudah tidak ada.” Ayah mendiang menyahut sambil menangis tersedu-sedu.

“Tapi masih bisa mabar koq kami, Om ….” Bukannya mengerti, si Azam malah menjawab lagi.

Semua sudah melotot kepadanya, antara geli dan geram. Tetapi dia tetap tenang dan menampilkan wajah polos tak berdosa.


Gassmom, 22/07/2021

Iklan

Oleh Sondang Saragih

Semua baik, apa yang Tuhan perbuat dalam hidupku.
Everymoment Thank God.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s