Kategori
movie Movie Review

Revolutionary Love

Sebenarnya aku bukan emak-emak drakor mania sebagaimana sering dituduhkan kepada emak-emak. Tapi ada saatnya aku ingin mengalihkan duniaku sejenak dengan menikmati apa yang emak lain nikmati melalui drakor.

Dan keisengan mengklik salah satu video di medsos menghantarkan aku ke drakor yang satu ini, Revolutionary Love yang dibintangi oleh Choi Siwon, Kang So-ra dan Gong Myung. Terdiri dari 16 episode dan tayang sejak tahun 2017, drakor ini bertema komedi romantis walaupun romantisnya tidak membuatku sampai baper dan itu artinya romantisnya belum dapat kalau menurutku. Komedinya juga masih terkesan didramatisir tidak alami tapi cukuplah untuk membuat tertawa walaupun tidak sampai terpingkal-pingkal mengeluarkan air mata.

Terlepas dari komedi romantis yang menurutku tidak maksimal, pesan moral yang disampaikan melalui Revolitonary Love ini sangat layak untuk direnungkan, bila perlu dipraktekkan walaupun di dunia nyata mungkin sulit.

Revolutionary Love, diawali dengan pertemuan tak sengaja Byun Hyuk si berandal dalam keluarganya dengan Baek Joon wanita mandiri dan pekerja tangguh yang lebih memilih mengerjakan beberapa pekerjaan paruh waktu sekaligus daripada menjadi pegawai tetap karena mengalami trauma atas apa yang dialami ayahnya sebagai pegawai tetap. Byun Hyuk adalah generasi ketiga dari Keluarga Gangsu keluarga konglomerat yang memiliki perusahaan besar tetapi di dalam keluarga dia adalah si berandal tukang membuat masalah. Dan keonaran yang ditimbulkannya dalam sebuah pesawat mengakibatkan dia bersembunyi. Dari situlah awal pertemuan mereka.

Atas permintaan Baek Joon, Byun Hyuk tinggal bersama Kwon Je Hoon yang ternyata adalah teman Byun Hyuk, bekerja di Perusahaan Gangsu dan ayahnya adalah supir direktur utama yaitu Ayah Byun Huyk, dimana ayah Kwon Jen Hoon sudah banyak berkorban bahkan pernah rela dirinya dijebloskan ke penjara untuk menggantikan Byun Hyuk.

Pertemanan Baek Joon dan Byun Hyuk pun bergulir dan hal itu membuka mata Byun Hyuk akan dunia yang sesungguhnya. Dunia yang penuh perjuangan, ada pengorbananan, ada diskriminasi, ada penindasan orang kuat kepada orang lemah untuk kepentingan si orang kuat. Dan akhirnya dia sampai pada kesimpulan bahwa semua orang berhak bahagia dan tidak perlu ada yang dikorbankan bila ada cara membuat bahagia. Dia memang bukan orang yang intelek bahkan sekolahnya pun tidak bisa dibanggakan tetapi melalui ketulusan Byun Hyuk dengan bertahap berusaha mengubah dunia melalui Perusahaan ayahnya dimana dia memulai sebagai tenaga kebersihan, tenaga magang dan akhirnya direktur pusat. Dia mengusahakan supaya tenaga kebersihan rekrutmen dari rekanan menjadi pegawai kontrak di perusahaan karena itu lebih menguntungkan bagi pekerja, dia berusaha menyelamatkan sebuah perusahaan subkontraktor yang putus kontrak dari kerugian yang lebih besar. Dia juga menghilangkan jurang yang membentang antara karyawan dengan pemilik perusahaan.

Bahkan ketidaksetujuannya kepada bisnis kotor yang menekan perusahaan kecil dan mengabaikan pajak yang selama ini dijalankan ayahnya pun dia lakukan dengan niat tulus untuk mengubah semuanya menjadi lebih baik. Hal itu mengakibatkan ayahnya masuk penjara namun akhirnya si ayah merenungkan itu adalah untuk kebaikan.

Perubahan demi perubahan dilakukan bersama sang teman Baek Joon dan Kwon Je-Hoon juga teman-teman mereka dari tenaga kebersihan yang selalu mendukung setiap perubahan yang ingin dilakukan. Walaupun resikonya dia sering babak belur dihajar ayahnya yang sangat keras dan emosi melihat apa yang dia lakukan.

Drama yang berakhir baik, pekerjaan yang menyenangkan bagi para pegawai, perusahaan yang bersih, saham melonjak naik, nama bersih yang dipulihkan dan walaupun kita harus menebak sepertinya kisah cinta mereka juga berakhir bahagia dengan ending mereka berciuman romantis di pesawat walaupun di darat ada hati Kwoon Je-Hoon yang kehilangan karena selama ini sebenarnya memendam rasa suka kepada Baek Joon tetapi tidak berani mengungkapkan. Tetapi walaupun kehilangan sepertinya dia bahagia untuk kebahagiaan temannya.

Ada beberapa quote yang sempat aku catat dari drakor ini. Sebenarnya banyak tetapi karena aku menontonnya kapan sempat jadi kadang tidak sempat mencatat. Hanya di episode akhir aku agak santai sehingga bisa mencatat.

Satu jalan berakhir, satu jalan terbuka.
Satu pintu tertutup, pintu yang lain terbuka.
Saat musim dingin berlalu, musim semi tiba.
Jika aku terjatuh, aku akan bangkit menjadi lebih kuat.
Akhir yang baik adalah awal yang sebenarnya.
Keputusasaan yang tulus adalah awal dari harapan.(Eps. 16 part 2)

Saat kita mengalami masa-masa sulit, dunia terasa akan segera berubah.
Tapi perubahan terjadi lebih lambat daripada dugaan. (Eps. 16 part 2)

Yang penting arahnya, bukan kecepatannya.
Meski lambat, kamu bisa bersabar
Selama yakin bahwa kamu melangkah ke depan. (Eps. 16 part 3)

Kamu tidak bisa mengalahkan dunia hanya dengan kebencian dan amarah.
(Eps. 16 part 5)

Jika tidak lakukan yang seharusnya kamu akan tertinggal.
Jika tertinggal dalam kompetisi kamu akan gagal. (Eps. 16 part 5).

Gassmom-
Pematangsiantar, 241219

Iklan

Oleh Sondang Saragih

Semua baik, apa yang Tuhan perbuat dalam hidupku.
Everymoment Thank God.

20 replies on “Revolutionary Love”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s