Kategori
Sebuah Perjalanan

Berpose Ala Korea dan Jepang di Pagoda Lumbini

Sebenarnya Pagoda Lumbini bukan tujuan pertama tetapi mengingat tujuan pertama mungkin akan menyita banyak waktu jadi kami memilih Pagoda Lumbini sebagai tujuan pertama.

Pagoda Lumbini terletak di Desa Dolat Rayat, Berastagi. Kondisi jalanan kesana termasuk mulus kecuali masuk ke radius 1 km menuju pagoda melewati papan nama pagoda. Jalanan di sana adalah jalanan aspal berbatu. Di kiri kanan jalan adalah tanah pertanian yang mana kebanyakan adalah ladang strawberry yang memang ditanam untuk tujuan wisata dan di setiap ladang ada papan bertuliskan “petik sendiri”.

Dari kejauhan sudah nampak puncak pagoda berwarna emas yang semakin berkilau diterpa matahari siang.

Memasuki lokasi kami masuk ke tempat parkir yang lumayan luas. Kemudian menuju pos penjagaan yang mana mereka meminta salah satu KTP dari anggota rombongan kami. Untuk masuk ke dalam Pagoda tidak dikutip biaya. Kita hanya memberi partisipasi secara sukarela, tidak dipatok sama sekali.

Sewaktu kami tiba kebetulan pengunjung masih ramai. Kebanyakan rombongan juga seperti kami. Mereka asyik berpose di depan pagoda.

Kami pun langsung menuju ke belakang pagoda dimana di sana ada galeri untuk penyewaan kostum busana ala Korea dan Jepang lengkap dengan aksesoris. Biaya sewa untuk baju ala Korea adalah Rp. 25.000,-. Biaya sewa baju ala Jepang Rp. 30.000,- dan bila ingin pakai aksesoris kita merogoh kocek lagi Rp. 5000,- /aksesoris. Aksesoris tersebut berbentuk bando, kipas dan payung. Bila menyewa 8 baju diberi bonus payung 2 buah.

Setelah menetapkan pilihan baju masing-masing, kami pun berfoto di halaman galeri kemudian di taman di samping pagoda. Setelah itu kami ke depan Pagoda dan berfoto dengan latar belakang pagoda. Ada juga tukang foto yang memberi tarif Rp. 20.000,-/ foto. Melihat kami asyik berfoto mereka pun memotret kami juga dan menawarkan kami untuk memilih foto yang bagus.

Foto bareng dengan latar Pagoda Lumbini
Foto ala-ala Gassmom
Foto di taman samping Pagoda Lumbini
Foto ala-ala Gassmom lagiπŸ˜‚
Foto di taman yang ada di depan tempat penyewaan baju
Foto ala-ala Gassmom 😊

Setelah puas berfoto di halaman pagoda kami pun masuk ke dalam Pagoda. Untuk masuk harus membuka alas kaki dan menyimpan alas kaki di tempat yang telah disediakan.

Ruangan dalam pagoda cukup luas. Kami boleh mengambil foto di dalam pagoda tetapi tidak boleh bising. Di dalam pagoda hanya ada seorang bapak yang sepertinya bertugas untuk menjaga pagoda dan etalase tempat souvenir yang terletak dekat pintu masuk. Souvenir berbentuk aksesoris dari giok dengan harga diatas seratusan ribu.

Foto di dalam Pagoda Lumbini
Foto di dalam Pagoda Lumbini ala-ala Gassmom πŸ˜ŠπŸ˜‰

Niat awal kami hanya sebentar di Pagoda Lumbini. Tetapi keasyikan berfoto membuat kami lupa waktu. Kami menghabiskan waktu 2 jam lebih hanya untuk foto-foto. Belum lagi teman yang berminat dengan foto yang diambil juru foto asyik memilih dan menunggu cuci cetak.

Karena kami memang membawa bekal makan, akhirnya kami memutuskan makan siang di tempat parkir. Hal itu membuat kami terpaksa mengubah rute semula. Namun walaupun begitu kami tidak terlalu kecewa karena sudah puas berekspresi dengan busana Korea dan Jepang dalam berbagai pose. Dasar semua gila foto alias ‘gilpot’ he he he

O, iya untuk lebih lengkapnya mengenai perjalanan kami ke Pagoda Lumbini, boleh klik video di atas ya. Kalau mau like, share dan subscribe … hmmm aku akan sangat senang dan sangat berterimakasih. πŸ˜ŠπŸ˜‰

Gassmom-
Pematangsiantar,070319

Iklan

Oleh Sondang Saragih

Semua baik, apa yang Tuhan perbuat dalam hidupku.
Everymoment Thank God.

2 replies on “Berpose Ala Korea dan Jepang di Pagoda Lumbini”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s