Hambar Sudah

Keren

Bibir berucap

Puji untuk Mahakarya darimu

Menyentuh hati dan jiwa

Terpesona

Mengagumi

Menikmati setiap lagu demi lagu

Sampai akhirnya minatmu merambah

Politik yang katanya bebas untuk siapa saja

Ujaran demi ujaran kebencian berhamburan nyaris tanpa kontrol

Menguap simpati

Kagum pudar

Musik itu masih indah namun hambar terasa

Ah,,, seandainya dirimu fokus ke nada demi nada saja … bukankah itu lebih indah?

-Gassmom-
Pematangsiantar, 280119

note. Vonis ADP

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s